Tanggapan Erick Thohir Terhadap Maju Mundurnya Peserta Asian Games 2018

Sejumlah negara peserta maju mundur untuk berlaga di Asian Games 2018. Ketua Penyelenggara Asian games 2018 (INASGOC), Erick Thihir pun menanggapi hal tersebut.

Pendaftaran nama peserta Asian Games dibatasi hingga 30 Juli. Tapi, sejumlah negara mendapatkan toleransi untuk mendaftar belakangan.

Di antaranya, timnas basket Filipina. Sempat mundur, atas desakan publik mereka mendaftar lagi untuk turun di Asian Games.

Juga dua timnas sepakbola, Palestina dan Uni Emirat Arab, yang terlambat menyerahkan daftar nama secara online. Tapi, mereka bersikukuh telah mendaftar dan pada prosesnya tetap dapat mengikuti pertandingan. Tim lain, Iran, malah memutuskan untuk mundur.

“Sepakbola kemarin ada isu ketika sudah register ada dua negara yang belum masuk, akhirnya masuk. Setelah masuk lalu Irak keluar. Terpaksa kami sesuaikan dengan peraturan yang ada di internasional, bukan peraturan saya. Ada yang dikocok lagi sedikit,” kata Erick.

Dalam drawing susulan tersebut, tim nasional sepakbola Palestina menghuni Grup A bersama Laos, Taiwan, serta Indonesia. Sedangkan ada juga Uni Emirat Arab (UEA) yang bergabung dalam satu grup bersama China, Timor Leste dan Suriah dalam grup C.


“Juga bola basket. Filipina yang kemarin mengundurkan diri, masuk lagi. Tapi, enggak mungkin pakai grup yang dulu karena mereka kan sudah keluar,” Presiden Inter Milan itu menambahkan.

Filipina menempati Grup D bersama China dan Kazakhstan.

“Nah ini suatu dinamika. Yang lebih utama, ini yang saya rasa sesuatu momen sejarah,” ujar Erick.

Untuk masalah tim basket Filipina ini karena adanya kaitan dengan sanksi dari FIBA untuk para pemainnya yang terlibat dalam perkelahian ketika menghadapi Australia di Kulaifikasi Piala Dunia 2020.