Kantin Ala Asian Games di Area Senyan

Tak semua orang secara sembarangan dapat memasuki area Stadion Utama Gelora Bung Karno ketika pelaksanaan Asian Games 2018.

Selain untuk menggelar event – event olahraga, SUGBK selama ini juga kerap digunakan oleh warga ibu kota Indonesia untuk bertamasya. Bukan hal yang aneh ketika menyaksikan orang berjalan – jalan ataupun olahraga santai di area sekitar senayan.

Pekonomian rakyat ikut menggeliat di area SUGBK. Banyak pedagang kaki lima di seantero venue olahraga terbesar di Tanah Air tersebut. Mulai dari tukang penjualan minuman, rokok, cemilan, hingga stan dadakan penjual makanan menjamur di SUGBK.

Hanya keramaian itu hilang saat penyelenggaraan Asian Games 2018. Efeknya mulai terasa sepekan terakhir jelang pembukaan. Sulit mencari pedagang kaki lima di SUGBK.

Jurnalis olahraga yang terbiasa beredar di kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno ikut merasakan dampaknya.

Akan tetapi tidak pekerja media atau nantinya penonton ajang Asian Games 2018 tak perlu khawatir. Inasgoc bekerja sama dengan pengelola SUGBK menyiapkan stan-stan khusus yang menjajakan makanan dan minuman.

Salah satunya terletak di sebelah Gedung Jakarta Convention Center (JCC). Sebuah kantin didirikan berdampingan dengan venue cabor Rugby.

Keberadaan kantin ini menolong para jurnalis yang kesulitan mencari makanan dan minuman di area media center yang ada di JCC. Bola.com sempat mengunjungi kantin yang satu ini pada Kamis (9/8/2018) sore jelang malam.

Untuk bisa memesan makanan dan minuman di barisan stan dalam kantin pengunjung menggunakan kartu isi ulang.

Kantin tersebut masih nampak sepi lantaran pertandingan berbagai cabang olahraga belum dimulai Yang singgah selain jurnalis lokal juga asing yang sedang mengurus akreditasi dan mengecek kesiapan media center disana.

Terkait dengan harga, untuk makanan dan minuman rata – rata yang dijual murah. Pangunjung cukup mengeluarkan biaya 30 – 50 ribu rupiah saja untuk dapat menyantap makanan lezat serta makanan nikmat.